Tuesday, December 2, 2014

JENIS JENIS GAYA

Dinamika Gerak Lurus - Gaya.

Gaya adalah suatu tindakan berupa dorongan atau tarikan yang mempengaruhi keadaan suatu benda. Prinsip dan konsep tentang gaya secara umum diterangkan oleh hukum Newton tentang gerak. Jika suatu benda mengalami beberapa gaya, maka suatu gaya tunggal yang ekuivalen dengan gaya-gaya tersebut merupakan resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut. Untuk menentukan resultan gaya, kita harus memperhatikan prinsip dan konsep penjumlahan dan pengurangan vektor karena gaya merupakan besaran vektor yaitu besaran yang memiliki besar dan arah.

Jenis-jenis Gaya
Pada dinamika translasi, umumnya gaya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu :
  1. Gaya berat
    Gaya berat merupakan berat benda yaitu perkalian antara massa dengan gravitasi. Gaya berat (W) adalah gaya yang diterima benda akibat gravitasi bumi oleh karena itu, arah gaya berat selalu menuju pusat bumi.

    Keterangan :
    W = gaya berat (N)
    m = massa benda (kg)
    g = percepatan gravitasi bumi = 9,8 m/s^-2

    Semua benda yang berada di atas permukaan bumi pada jarak tertentu dari pusat bumi akan mengalami gaya gravitasi yang setara dengan gaya berat benda itu. Karena gaya gravitasi dipengaruhi oleh jarak, maka untuk jarak yang relatif sangat jauh dari pusat bumi, berat benda juga akan berubah.
  2. Gaya Normal
    Gaya normal merupakan gaya yang tegak lurus bidang sentuh dan besarnya sama dengan gaya yang menekan bidang tersebut.

  3. Gaya gesek
    Gaya gesek merupakan gaya yang timbul akibat ketika permukaan dua benda saling bersentuhan. Gaya gesek berfungsi menghambat gerak sehingga arahnya berlawanan dengan arah gerak.
  4. Gaya pegas
    Ketika sebuah pegas yang panjangnya x digantungi beban bermassa m, pegas akan mengalami pertambahan panjang sebesarx. Berdasarkan hukum Hooke, besar gaya pegas dapat ditulis sebagai berikut :

    F = k x

    Keterangan :
    F = gaya pegas
    k = konstanta pegas

No comments:

Post a Comment